Laporan Hasil Pengamatan Percobaan: Laju Transpirasi Tumbuhan

1. Judul

Pengaruh Kondisi Lingkungan terhadap Laju Transpirasi Tumbuhan

2. Tujuan

Mengukur dan membandingkan laju transpirasi pada tanaman sekolah di kondisi terang/panas dan teduh.


3. Alat dan Bahan :

• Beberapa tanaman.

• Kantong plastik bening.

• Batu.



4. Langkah Percobaan

 * Siapkan beberapa tanaman.

 * Bungkus rapat daun masing-masing tanaman dengan kantong plastik bening.

 * Tempatkan satu tanaman di lokasi terang (Kelompok A) dan satu di lokasi teduh (Kelompok B).

 * Catat waktu mulai (15 menit)

 * Amati dan catat pembentukan embun/air di dalam kantong.


5. Hasil Percobaan Kelompok A (Lokasi Terang) Kelompok B (Lokasi Teduh) 

| [Waktu Mulai] | Kantong A: Kering | Kantong B: Kering |

| [Setelah 15 menit] | Kantong A: Mulai ada embun di dalam plastik| Kantong B: Belum ada/sangat sedikit embun |



Kantong A (lokasi terang)

Kantong B (lokasi teduh)

 

6. Pembahasan

Hasil menunjukkan bahwa tanaman di tempat terang (Kelompok A) menghasilkan lebih banyak uap air dibandingkan tanaman di tempat teduh (Kelompok B). Ini terjadi karena cahaya terang merangsang stomata lebih aktif membuka, sehingga mempercepat penguapan air dari daun. Suhu yang lebih tinggi di area terang juga turut meningkatkan laju transpirasi. Sebaliknya, di tempat teduh, stomata kurang aktif dan suhu lebih rendah, menyebabkan transpirasi lebih lambat.

7. Kesimpulan 

Percobaan membuktikan bahwa intensitas cahaya secara signifikan memengaruhi laju transpirasi tumbuhan. Laju transpirasi lebih tinggi di lingkungan terang dan lebih rendah di lingkungan teduh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya Skincare dan Menjaga Kesehatan Kulit di Era Modern dengan Produk Lokal Andalan